Kurikulum
adalah alat atau landasan, pedoman guru terhadap materi belajar mengajar yang bertujuan untuk mengetahui
kemampuan muridnya. Dalam perkembangan
kurikulum itu sendiri tidak muda dalam melakukan perubahan begitu saja, kerena banyak suatu hal yang harus
dipertimbangkan antara lain : budaya daerah tersebut, bentuk sosialnya, ilmu
pengetahuan dan teknologinya, filsafat yang ada dan psikologinya dan tentu
dengan beberapa pertimbangan lainnya yang tidak merugikan lingkungan
sekitarnya, dengan kata lain bahwa
perkembangan kurikulum itu sesuai dengan zaman sekarang.
Dari
tahun ke tahun kurikulum di indonesia khususnya berubah sebegitu cepat . tetapi,
kebanyakan pendapat masyarakat terutama
dikalangan guru tidak menimbulkan efek
yang begitu baik, tapi ada juga sebagian yang menikmati dan menjalani sepenuh
hatinya kurikulum tersebut dan
bahagia-bahagia saja, bahkan membuat hasil yang baik untuk murid-murid yang
diajarinya. Ketika saya dan kelompok
mewawancarai seorang guru yang lagi study profesi guru jurusan IPS (ilmu pengetahuan sosial) UPI
(Universitas Pendidikan Indonesia). Dia berpendapat bahwa “perubahan kurikulum itu bagus”, tapi
bagi guru yang benar-benar memahami kurikum tersebut. Sedangkan bagi guru yang Cuma bisa mengajar
saja tanpa peduli apa sistem kurikulum yang digunakan pada saat dia mengajar
yang sesuai dengan tahunnya atau
munculnya kurikulum yang fleksibel tersebut.
Jadi
segalah sesuatunya harus di taati dan dijalani bersama , antara guru satu sama
guru yang lainnya, dan kurikulum itu
tidak bakalan berkembang kalau misalnya setiap guru yang mengajar masih memakai
sistem belajarnya sendiri-sendiri, tidak menyesuaikan dengan kurikulum yang
dgunakan saat itu, maka perubahan kurikum itu tidak bakalan berpengaruh.
Perbedaan
kurikulum pertahunya hanya berbeda
sedikit saja, bedanya kurikulum 2003 dengan kurikulum 2010 adalah masalah
keaktifannya, kalau misalnya dulu guru yang aktif kalau sekarang lebih ke
muridnya yang aktif. Sebenarnya ada timbal balik antara guru dan murid itu
sendiri.
Guru.merupakan
pendidik profesional yang secara implisit telah siap untuk memikul sebagian
tanggung jawab pendidikan yang ada di pundak para orang tua.

0 komentar:
Posting Komentar